Bandung

Toilet Bandung Indah Plaza masih Bayar

Boleh percaya boleh tidak, tapi sekarang ini, di jaman ketiika kualitas pelayanan dan kenyamanan di pusat-pusat perbelanjaan atau mall telah mencapai tingkat standar yang semakin baik dari hari ke hari, ternyata masih ada satu pusat perbelanjaan yang memungut tarif toilet.

Bandung Indah Plaza, (BIP), boleh disebut sebagai mall yang sangat awal sudah berdiri di Bandung. Sudah mengalami renovasi besar-besaran yang tidak hanya merubah tampilan luar dalam tapi juga berhasil menghadirkan tenant-tenant ternama dan bintang lima.

Tapi kembali soal toilet, mall yang diasuh group lippo ini ternyata masih perlu belajar banyak dari mall-mall lain di Bandung yang walaupun baru namun tidak lagi mengandalkan tarif toilet untuk menutup biaya pemeliharaan dan perawatan toilet.

Orang Bandung Setop Angkot bilang Kiri Dua Kali

Kiri!,Kiri!, dan angkot pun berhenti

Bandung punya gedung sate dan jembatan pasupati. Juga jalur lalu lintas yang berantakan dan gedung-gedung yang kaya nilai seni. Tapi bukan hanya itu yang bikin bandung unique unik. Perilaku warganya juga unik.

Begini ceritanya:

Kristison, Menjadi Dokter Gigi karena Pulsa

Kalau sudah rejeki memang tidak akan kemana, tapi juga tak akan datang kalau tidak diraih. Dan temanku, Bang Khris, seorang lulusan sekolah dokter gigi, telah membuktikannya.

Ketika kutemui di kiosnya, pulsa mart, Agustus 2008, profilnya sudah pernah dimuat di Kompas. Hari ini, ternyata dimuat kembali, dan lebih sukses lagi rupanya.
Di sini artikelnya:
Kristison, Menjadi Dokter Gigi karena Pulsa

Rumitnya Jalur Lalu Lintas Kota Bandung

Apakah berencana berlibur ke Bandung? Membawa kendaraan? sudah hapal betul jalur-jalur jalan di kota kembang ini?

Coba pikir-pikir lagi. Apalagi jika sudah punya pengalaman nyasar atau berputar-putar tanpa berhasil menemukan alamat tujuan di kota Bandung.
Jika sudah pengalaman, tetap, pikir-pikir lagi.

Lho, kenapa?

Kalau boleh disimpulkan, yang membuat pendatang di Bandung kesulitan memahami rumitnya jalur lalu lintas di kota ini sesungguhnya adalah orang Bandung itu sendiri.

Coba perhatikan. Siapa sih tidak bingung menemukan petunjuk jalan seperti ini:

ambil air, sekarang so dekat, beta sonde pernah terlambat lagi.

"ambil air, sekarang so dekat!
beta sonde pernah terlambat lagi.
lebih mudah bantu mama ambil air untuk mandi adik .
karena mudah ambil air katong bisa hidup sehat .
kalau seandainya air macet, kita mencekkan setiap hari.
Mengurus air, pompa, dan dibentuk panitia spuluh orang.
"

iklan aqua, sekarang ambil air do dekat
ket:
Iklan AQUA:ambil air, sekarang sodekat.
difoto di viaduct, Bandung, suatu pagi di Februari 2009.

Pernah dengar atau nonton iklan di atas, bukan?

Bandung tanpa Warna - Februari 2009

Keindahan arsitektur bangunan-bangunan di kota Bandung, dipotret dengan dengan lensa standar, lalu dibuang (dikurangi) warnanya. Maka tersisa perpaduan hitam dan putih yang menawan.

Foto-foto diambil di sekitar Jl Merdeka dan Jl. Wastu Kencana Bandung pada 7 Februari 2009


Gereja Katedral Bandung,
dikenal juga sebagai Katedral Santo Petrus
Lokasi: Jl. Merdeka Bandung.

Gereja GPIB Bethel Bandung,
Lokasi: Jl. Wastu Kencana Bandung.

Gedung Sate Bandung

Gedung Sate (en:kebab building), adalah ikon lain kota Bandung, Jawa Barat. Gedung ini dibangun selama empat tahun (1920 - 1924) dengan biaya enam juta Gulden. Angka enam ini disimbolkan dalam enam biji sate tertusuk rapi di puncak bubungannya. Pada masa Hindia Belanda, gedung ini disebut Gouvernements Bedrijven (GB) yang dalam bahasa Sunda berarti "Government Companies".

Dirancang oleh tim arsitek yang dipimpin Ir. J. Gerber, gedung sate Bandung memadukan seni bangunan timur dan barat secara harmonis. Setidaknya terdapat gaya atap pura Bali, jendela ala bangsa Moor dari Andalusia, dan model bangunan masa Renaissance Italia.

Pada akhir tahun 1945, pasukan brigade Gurkha dari angkatan darat Inggris berusaha merebut gedung ini dan menewaskan tujuh pemuda. Untuk mengenang ketujuh pemuda tersebut, sebuah tugu (batu) peringatan didirikan dan kini terletak di depan gedung sate Bandung.

Syndicate content