Beginilah kira-kira gambaran figur-figur calon pemimpin Indonesia periode 2009 2014. Setelah pemilu legislatif 9 April lalu dengan hasil quick count yang sudah terbayang dengan jelas, kini peta politik makin tidak jelas. Koalisi makin ditunda-tunda sementara mereka selalu saja mengatakan "sudah mengerucut".
Ada yang serba lambat, mengesankan terlalu berhati-hati dalam mengambil keputusan, bergumul berat sampai-sampai tidak berani mengumumkan calon pendampingnya. (Calon) presiden kok lambat begitu. Ini hal yang paling "menggemaskan" dari sosok pemimpin yang satu ini.
Ada juga yang diam dan diam lagi, dan hanya membiarkan orang-orang di sekelilingnya yang berbicara ini itu. Calon Presiden kok diam aja dan malah pembantunya yg banyak ngomong. Inipun juga bikin calon pemilih tidak bersimpati.
Satu lagi, yang bicara ini itu, manuver kesana kemari tapi tetap tidak jelas keputusannya. Calon Presiden kok targetnya tidak jelas. Ini pun tidak kurang menjengkelkan.
Ah terserahlah kalian yang memilih nanti.
JK presidenku
Sudah menjadi kebiasaan yang umum untuk membela yang tertindas atau yang dilecehkan. Dan JK saat ini dizalimi dengan kesombongan pak Beye. Maka kupilih JK jadi presidenku nanti.
Post new comment