Masalah pada komunikasi teks: SMS dan Chat

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak hanya saling membutuhkan tetapi juga saling berkomunikasi. Manusia memiliki Bahasa untuk berkomunikasi, dan komunikasi itu dapat terjadi menggunakan banyak metode dan media.

Satu yang makin populer saat ini adalah komunikasi tertulis atau teks. Komunikasi ini sudah dimulai sejak ditemukannya tulisan, dan terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi, yang kini sudah memungkinkan komunikasi teks dilakukan jarak jauh dan real-time.

Dengan makin dipakainya internet, dan semakin murahnya tarif telekomunikasi, Chat dan SMS menjadi media komunikasi terpopuler saat ini, melampaui surat elektronink (e-mail) dan meninggalkan telegram sebagai masa lalu.

Namun SMS maupun Chat yang hanya terbatas pada teks memiliki sejumlah keterbatasan. Di antaranya:

  1. Raut Muka
  2. Tanpa kata-kata pun, raut muka sudah menyampaikan pesan. Komunikasi teks tidak dapat menyampaikan pesan yang hanya terwakili oleh raut muka. Emoticon sedikit dapat membantu mengurangi keterbatasan ini, tapi tidak sepenuhnya.

  3. Bahasa/Gerak Tubuh
  4. Sama halnya dengan raut muka, gerak atau bahasa tubuh menunjukkan ekspresi. Tanpa bahasa tubuh, pesan sangat mudah diartikan lain.

  5. Intonasi atau nada bicara
  6. Dari intonasi dapat diketahui apakah kalimat . Penggunaan tanda baca yang tepat sekalipun, tidak selalu dapat menggantikan intonasi dalam pengucapan kalimat.

  7. Keterbatasan jumlah karakter
  8. Pesan SMS dibatasi 160 karakter memaksa penggunaan singkatan secara berlebihan.

  9. Keyboard/Keypad yang serba terbatas
  10. Pesan SMS umumnya ditulis dengan 12 tombol HP yang masing-masing tombolnya memuat sekitar 6 karakter. Ini menimbulkan kemalasan tersendiri sehingga SMS sering disingkat atau bahkan salah ketik. Pada Chating, kebiasaan ini seringkali ikut terbawa padahal chating dengan komputer/laptop mestinya lebih leluasa mengetik karena menggunakan keyboar model QWERTY.

Keterbatasan komunikasi tesk dengan SMS dan chat di atas berdampak buruk pada para penggunanya sendiri. Pesan yang disampaikan oleh pengirim seringkali salah dimengerti oleh penerima pesan. Jika sudah demikian, maka tujuan komunikasi yang sebenarnya yaitu untuk menyampaikan pesan dari pengirim ke penerima menjadi tidak tercapai.

Pernahkan mengalami masalah-masalah karena keterbatasan di atas? Atau ada lagi masalah lainnya pada chating dan SMS? Jangan ragu-ragu meninggalkan pesan atau komentar karena tidak dipungut biaya.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options