Sudah tau gmail kan? Atau bahkan sudah pakai gmail juga? Atau jangan-jangan malah bertanya: "Apa itu gmail?". Kalau benar-benar belum tau, ini sedikit tentang gmail. Gmail adalah layanan email gratis dari google. Bersama dengan keluarga besar google seperti notebook, adwords, adsense, earth, maps, blospot, dan banyak lagi layanan google lainnya, gmail telah memberikan manfaat yang sedemikian besar di dunia internet. Tertarik? Silahkan menuju TKP di www.gmail.com
Ada banyak keunggulan dari gmail yang membuatnya lebih dari penyedia layanan serupa. Kapasitasnya yang diberikan lebih dari 7GB jauh lebih dari cukup sehingga disebutkan "mungkin, tidak akan pernah perlu menghapus email lagi". Gmail juga bebas diakses dengan POP3 dan IMAP (yang memungkinkannya diakses gratis dengan aplikasi klien email semacam Microsoft Outlook atau Mozilla Thunderbird). Selain itu, sistem labeling pada setiap pesan email gmail juga terbukti lebih nyaman dan ampuh daripada sistem folder (punya siapa ya?) karena satu pesan dapat diberi label lebih dari satu.
Selain keunggulan kapasitas, fitur POP3 dan IMAP gratis, fitur label email, dan juga tampilan yang terkumpul berdasarkan topik, ada satu lagi keampuhan mbah google yang ditunjukkan lewat gmail. Dan keampuhan tersebut adalah fitur perlindungan terhadap SPAM. Kemampuan ini sangat dibanggakan oleh google, hingga kemudian dipromosikan demikian "Perlindungan terhadap SPAM bahkan sebelum email sampai ke inbox Anda!!!".
Keunggulan perlindungan SPAM dari gmail memang terbukti. Setiap hari, puluhan bahkan ratusan pesan SPAM yang terkirim ke account di gmail terjaring ke kotak khusus SPAM. Maka disanalah terdapat ratapan dan kertakan gigi. Jarang, bahkan sangat-sangat jarang pesan SPAM lolos ke inbox gmail. Pesan-pesan yang sudah disingkirkan ke kotak SPAM tersebut akan terhapus secara otomatis setelah usia tertentu, jadi tidak perlu repot mengelola SPAM dengan gmail karena semua sudah ditangani.
Sedemikian ampuhnya, beberapa kali pesan yang terkirim dari rekan-rekan (yang jelas bukan SPAM) terjaring juga ke kotak SPAM. Ini memang jarang sekali terjadi, sehingga dapat dipahami sebagai imbas dari keampuhan yang berlebihan. Kelebihan dosis, seandainya diumpamakan pengobatan terhadap suatu penyakit.
Namun ada yang menggelitik tentang keunggulan anti SPAM gmail ini. Pada suatu hari di bulan November kickdavid iseng2 melirik satu-persatu isi kotak SPAM. Beberapa di antaranya memang mudah sekali dikenali sebagai SPAM karena kata-kata di subjeknya, maupun dari nama pengirimnya. Namun yang sulit dimengerti adalah kenyataan bahwa salah satu di kotak SPAM itu adalah email dari mesin layanan google lainnya. Artinya, sebegitu ketatnya penyaringan gmail terhadap pesan-pesan yang masuk, hingga pesan dari sesama mesin google tidak dikenali atau bahkan dianggap musuh hingga akhirnya dijaring dan dianggap sampah, dibuang ke dalam perapian yang menyala-nyala. Ahh, gmail. Saudara sendiri kok dianggap musuh.
Post new comment