manusia

Tips aman ber-SMS dan Chating

Sudah saya tuliskan pada posting sebelumnya tentang keterbatasan-keterbatasan komunikasi menggunakan teks, secara khusus pada Chat dan SMS. Namun jangan khawatir, karena masalah dan keterbatasan tersebut dapat diatasi. Setidaknya, dapat diminimalkan.

Berikut ni beberapa tipsnya:

  1. Sebisa mungkin, gunakan tanda baca dengan baik.
  2. Gunakan struktur kalimat yang baik.
  3. Ingat Rumus Subjek - Predikat - Objek - Keterangan (SPOK)

Masalah pada komunikasi teks: SMS dan Chat

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak hanya saling membutuhkan tetapi juga saling berkomunikasi. Manusia memiliki Bahasa untuk berkomunikasi, dan komunikasi itu dapat terjadi menggunakan banyak metode dan media.

Satu yang makin populer saat ini adalah komunikasi tertulis atau teks. Komunikasi ini sudah dimulai sejak ditemukannya tulisan, dan terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi, yang kini sudah memungkinkan komunikasi teks dilakukan jarak jauh dan real-time.

Dengan makin dipakainya internet, dan semakin murahnya tarif telekomunikasi, Chat dan SMS menjadi media komunikasi terpopuler saat ini, melampaui surat elektronink (e-mail) dan meninggalkan telegram sebagai masa lalu.

Namun SMS maupun Chat yang hanya terbatas pada teks memiliki sejumlah keterbatasan. Di antaranya:

  1. Raut Muka
  2. Tanpa kata-kata pun, raut muka sudah menyampaikan pesan. Komunikasi teks tidak dapat menyampaikan pesan yang hanya terwakili oleh raut muka. Emoticon sedikit dapat membantu mengurangi keterbatasan ini, tapi tidak sepenuhnya.

Orang Bandung Setop Angkot bilang Kiri Dua Kali

Kiri!,Kiri!, dan angkot pun berhenti

Bandung punya gedung sate dan jembatan pasupati. Juga jalur lalu lintas yang berantakan dan gedung-gedung yang kaya nilai seni. Tapi bukan hanya itu yang bikin bandung unique unik. Perilaku warganya juga unik.

Begini ceritanya:

Syndicate content