garut

Menikah muda lalu ke Arab menjadi TKI

Hari itu Sabtu ketika dia mengantar saya mengunjungi Talaga Bodas hingga Cikahuripan. Rabu minggu depan dia akan menikahi seorang gadis Cianjur yang dikenalnya ketika bekerja di Bandung.

Perkenalan awal di pangkalan ojek hanya sebatas tawar-menawar tarif jasa mengantar ke Talaga dan kembali ke Wanaraja, plus kesediaan menunggu "agak lama" karena saya mau menikmati keindahan talaga.

Membasuh Diri dan Mengikat Sakit Penyakit di Cikahuripan

Baru pukul 14 ketika saya selesai mengelilingi talaga bodas. Masih ada cukup waktu sebelum maghrib tiba dan pemandu saya menawarkan ke Cikahuripan, tempat pemandian yang dipercaya sangat berkhasiat menyembuhkan aneka penyakit. Saya menurut, bukan karena sakit tapi penasaran. Kami menelusuri jalan berbatu dengan sepeda motor yang melaju turun tanpa bantuan tenaga mesin, hingga menemukan sebuah bangunan rumah panggung rendah namun panjang milik Pak Haji.

Dari rumah pak Haji yang tepat di pinggir jalan desa di perbatasan Garut - Tasikmalaya, pancuran cikahuripan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki melalui jalan setapak setelah sebelumnya melintasi tanggul kolam ikan nila milik Pak Haji.

Talaga Bodas, Garut, Jawa Barat

Garut memang sudah terkenal dengan dodolnya yang kini semakin inovatif dengan bermacam-macam rasa buah. Tapi kalau mau mengenal lebih jauh, pastilah akan setuju kalau yang indah dari garut bukan hanya dodol.

Talaga Bodas adalah salah satu bukti bahwa pesona Garut bukan hanya dodol. Hari itu sabtu yang kedua di tahun 2009, kabut menutupi matahari dari pandangan ketika saya tiba di bibir talaga bodas. Saya membiarkan guide saya yang juga tukang ojek saya kembali ke Pos untuk menitipkan sepeda motornya, sementara saya langsung sibuk membidikkan pemotret Nikon berlensa standar di genggaman saya. Tidak ada orang lain yang terlihat di sekeliling danau, sekalipun terdengar teriakan yang bergaung, terpantul berulang kali di antara bukit-bukit yang mengelilingi tempat itu.

Syndicate content