Bandung

Jembatan Pasopati Bandung

Disebut Jembatan Pasupati karena menghubungkan jalan Pasteur (Dr. Junjunan) dengan jalan Surapati. Ikon baru kota Bandung ini membentang di atas lembah Cikapundung, dengan panjang 2,8 kilometer dan lebar 30 hingga 60 meter.

Jembatan Pasupati dibangun menggunakan dana hibah dari pemerintah Kuwait, dengan kontraktor Pt Wijaya Karya (Indonesia), PT Waskita Karya (Indonesia), dan Combined Group Co (Kuwait).

Konstruksi Jembatan Pasupati Bandung mengadopsi model cable-stayed, yaitu model jembatan yang mengandalkan kawat-kawat baja yang digantungkan dari satu atau beberapa tiang utama. Konstruksi ini, selain memberikan nilai estetika, dianggap menjadi solusi kompromi untuk meminimalkan pembebasan lahan di pemukiman padat di bawah jembatan.

Aroma Kopi Robusta dan Arabika dari Banceuy, Bandung

Koffie Fabriek AROMA Bandoeng

JALAN BANCEUY 51
Nomor Telepon: (022) 4230473

Maoe minoem Koffie
selamanja enak?
Aromanja dan rasanja
tinggal tetep, kaloe ini
koffie soeda di boeka
dari kantongnya harep di
pindahken di stofles
atawa di blik jang ter-
toetoep rapet.

Djangan tinggal
di kantong!

Demikian tertulis jelas di kemasan kopi asal Bandung ini.

Kopi Aroma dari Jalan Banceuy 51 Bandung ini sudah memproduksi kopi terbaik sejak tahun 1930an. Dirintis oleh Tan Houw Sian, usaha keluarga Kopi Aroma kini diteruskan oleh generai kedua. Gudang kopi, pabrik, dan tokonya terletak di antara toko-toko suku cadang kendaraan di Jalan Banceuy, Bandung. Kawasan ini dan sekitarnya memang sejak zaman Belanda menjadi pusat bisnis dan pecinan.

Kopi Aroma dari Banceuy bukanlah kopi biasa. Setelah dibeli dan dibersihkan, biji-biji kopi disimpan dalam karung selama bertahun-tahun untuk mengurangi keasaman (acidity), salah satu ukuran kenikmatan kopi. Dengan begitu, selain menjadi semakin nikmat, kopi ini dipercaya tidak mengganggu kerja lambung.

Membasuh Diri dan Mengikat Sakit Penyakit di Cikahuripan

Baru pukul 14 ketika saya selesai mengelilingi talaga bodas. Masih ada cukup waktu sebelum maghrib tiba dan pemandu saya menawarkan ke Cikahuripan, tempat pemandian yang dipercaya sangat berkhasiat menyembuhkan aneka penyakit. Saya menurut, bukan karena sakit tapi penasaran. Kami menelusuri jalan berbatu dengan sepeda motor yang melaju turun tanpa bantuan tenaga mesin, hingga menemukan sebuah bangunan rumah panggung rendah namun panjang milik Pak Haji.

Dari rumah pak Haji yang tepat di pinggir jalan desa di perbatasan Garut - Tasikmalaya, pancuran cikahuripan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki melalui jalan setapak setelah sebelumnya melintasi tanggul kolam ikan nila milik Pak Haji.

Talaga Bodas, Garut, Jawa Barat

Garut memang sudah terkenal dengan dodolnya yang kini semakin inovatif dengan bermacam-macam rasa buah. Tapi kalau mau mengenal lebih jauh, pastilah akan setuju kalau yang indah dari garut bukan hanya dodol.

Talaga Bodas adalah salah satu bukti bahwa pesona Garut bukan hanya dodol. Hari itu sabtu yang kedua di tahun 2009, kabut menutupi matahari dari pandangan ketika saya tiba di bibir talaga bodas. Saya membiarkan guide saya yang juga tukang ojek saya kembali ke Pos untuk menitipkan sepeda motornya, sementara saya langsung sibuk membidikkan pemotret Nikon berlensa standar di genggaman saya. Tidak ada orang lain yang terlihat di sekeliling danau, sekalipun terdengar teriakan yang bergaung, terpantul berulang kali di antara bukit-bukit yang mengelilingi tempat itu.

Bandung: Trekking Dago - Maribaya

Catatan Perjalanan: Trekking dari Dago Pakar hingga Maribaya, Lembang. Taman Hutan Raya (THR) Ir. H Juanda di Dago Pakar dengan gua Jepang & Gua Belanda nya sebenarnya sudah pernah saya kunjungi sebelumnya. Demikian pula kawasan Maribaya di Lembang dengan Air Terjunnya. Tapi keinginan mengunjungi keduanya sekaligus dalam satu perjalanan baru sempat terwujud pada awal 2009.

Bila anak-anak ikut berdemonstrasi

Pada hari Minggu yang pertama di tahun 2009, kawasan Jl. Ir. H Juanda (Dago) dan Jl. Merdeka di kota Bandung diramaikan dengan aksi massa yang mengecam serangan militer Israel ke daerah yang disebut sebagai basis Hamas di Gaza, Palestina.

Di antara ribuan massa yang memenuhi separuh badan jalan, terlihat anak-anak kecil yang ikut bersama orang tua. Ada yang ikut berjalan, sementara sebagian lainnya masih dalam gendongan. Sebagian lagi anak-anak ikut dalam konvoi motor di barisan belakang massa. Ada pula yang terlihat memegang poster.

Braga Festival 2008


Braga Festival 2008 dilaksanakan mejelang akhir tahun yaitu pada 30-31 Desember 2008. Dibuka oleh wakil gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, Braga Festival menegaskan kembali sisi kreatif Bandung dalam tema berbahasa Sunda yang kira-kira artinya: Dulu, Kini, dan Akan Datang.
Syndicate content