For One More Day, dari Mitch Albom, adalah kisah Charley Benetto, yang ketika kecil diminta memilih untuk menjadi "anak mama atau anak papa, tapi tidak bisa dua-duanya". Ayah yang dipilih dan dipuja Charley kemudian pergi begitu saja hingga akhirnya Charley dibesarkan ibunya dalam keluarga yang tidak sempurna. Sebuah keadaan yang membuat Charley tumbuh mengandalkan sang Ibu.
Ketika hidup dan keluarganya berantakan oleh alkohol, Charley memutuskan bunuh diri di tempat bermainnya pada waktu kecil. Niatnya gagal, dandia justru dibawa kembali ke rumahnya yang lama dimana Ibunya yang telah meninggal delapan tahun sebelumnya masih tinggal di sana, menyambutnya seolah tak pernah terjadi apa-apa.
Buku For One More Day (entah mengapa diterjemahkan menjadi "Satu Hari Bersamamu"), diangkat dari catatan harian Charley Benetto, pemain bisbol yang dapat mencatat dengan baik saat-saat dimana ia membela dan saat-saat dimana ia tidak membela ibunya.
Ketika menelusuri kisah dalam buku ini, terasa benar pembelajaran untuk menghargai segala sesuatu sekalipun sudah terlalu biasa dan rutin. Suatu saat, setiap kenangan itu pasti dirindukan dan terutama adalah orang yang sangat berarti dalam hidup kita.
"Apa yang akan kaulakukan seandainya kau diberi satu hari lagi bersama orang yang kausayangi, yang telah tiada?". Buku For One More Day ini, bersama Chick dan Ibunya memberi inspirasinya.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN 978-979-22-3433-6
Update:
Buku lainnya dari Mitch Albom: Tuesday with Morrie
Post new comment